Sabtu, 04 Agustus 2012

Model Referensi OSI

Model OSI - Mengirim Pesan Dari Satu Jaringan Ke Jaringan Yang Lain Merupakan Proses Yang Sangat Kompleks. Sedikit Cerita  Terbentuknya OSI , Pada Tahun 1977 Suatu Subcommittee Dari International Organization For Standarddization ( ISO ) Mulai Bekerja Untuk Membuat Beberapa Set Standard Untuk Memfasilitasi Komunikasi Jaringan. Pekerjaan Ini Selesai Pada Tahun 1984 Dan Dikenal Sebagai Model Referensi OSI – Open System Interconnection. Model OSI Ini Merupakan Metoda Yang Paling Luas Digunakan Untuk Menjelaskan Komunikasi Jaringan. Seksi Berikut Mencakup Topik-Topik :
Model OSI Membagi Tugas-Tugas Jaringan Kedalam 7 Layer .



Model OSI



Model OSI
1. Layer 7: Application Layer
2. Layer 6: Presentation Layer
3. Layer 5: Session Layer
4. Layer 4: Transport Layer
5. Layer 3: Network Layer
6. Layer 2: Data Link Layer
7. Layer 1: Physical Layer


Physical Layer Merupakan Layer Pertama, Akan Tetapi Biasa Di List Pada Urutan Terakhir Dibagian Bawah Untuk Menekankan Bagaimana Suatu Pesan Di Kirim Melalui Jaringan. Berikut Penjelasan Singkat Mengenai Masing-Masing Layer OSI Dan Coba Analogikan Dengan Konsep Sederhana Dari Kehidupan Kita.







Layer 7 : Layer Application
Layer 7 Dari Model OSI Mendifinisikan Interface Antara Software-Software Yang Berkomunikasi Aplikasi Yang Memerlukan Untuk Berkomunikasi Keluar Dari Komputer Dimana Aplikasi Tersebut Berada. Layer Application OSI Menjelaskan Aturan-Aturan Untuk Yang Berikut :
  1. Penyediaan Network Services
  2. Penawaran – Pengiklanan Network Services
  3. Pengaksesan Network Services
Contoh Berikut Adalah Protocol-Protocol Yang Mengimplementasikan Aturan Layer Application.
  1. Netwares Services Advertising Protocol ( SAP )
  2. TCP/IP Network File System ( NFS )
  3. TCP/IP Simple Mail Transfer Protocol ( SMTP ) ; Telnet ; HTTP ; FTP ; WWW Browser
  4. Termasuk Salam Contoh Ini Adalah File ; Print ; Applikasi Database ; Message .
Layer 6 : Layer Presentation
Layer 6 Dalam Model OSI Ini ( Session Layer ) Tujuan Utamanya Adalah Mendefinisikan Format Data Seperti Text ASCII, Text EBCDIC , Binary , BCD Dan Juga Jpeg. Enkripsi Juga Didefinisikan Dalam Layer 6 Ini. Layer OSI Presentation Menspesifikasikan Aturan-Aturan Untuk Yang Berikut :
  1. Penterjemahan Data
  2. Enkripsi Dan Kompresi Data
Protocol-Protocol Berikut Adalah Contoh Yang Mengimplementasikan Aturan Layer Presentation
  1. Netware Core Protocol ( NCP )
  2. AppleTalk Filing Protocol ( AFP )
  3. JPEG; ASCII; EBCDIC; TIFF; GIF; PICT; Encryption; MPEG; MIDI
Misal Mainframe Mempunyai Format EBCDIC; Sementara Windows Mempunyai Format Data ASCII.
Tugas Layer Presentation Adalah Menterjemahkan Format Yang Berbeda Ini Sehingga Bisa Saling Nyambung.


Layer 5 : Layer Session
Session Layer Dari model OSI Ini Mendefinisikan Bagaimana Memulai, Mengontrol, Dan Mengakhiri Suatu Percakapan ( Disebut Session ). Hal Ini Termasuk Dalam Kendali Dan Manajemen Dari Berbagai Pesan Bidirectional Sehingga Aplikasi Bisa Di Notifikasi Jika Beberapa Message Telah Lengkap. Layer OSI Ke Lima Session enspesifikasikan Aturan-Aturan Berikut :
  1. Pengendalian Sesi Komunikasi Antara Dua Piranti
  2. Membuat; Mengelola; Dan Melepas Koneksi
Yang Berikut Adalah Protocol Yang Menimplementasikan Layer Session Model OSI :
  1. Netwares Servise Advertising Protocol ( SAP )
  2. TCP/IP Remote Procedure Call ( RPC )
  3. SQL; NFS; NetBIOS; Names; AppleTalk; ASP; DECNet; SCP
Contoh Sederhana Analoginya Adalah Operator Telpon. Jika Anda Mau Menelpon Suatu Nomor Sementara Anda Tidak Tahu Nomornya, Maka Anda Bisa Nanya Ke Operator. Layer Session Ini Analoginya Seperti Oprator Telephone .


Layer 4 : Layer Transport
Layer 4 Dari Model OSI Focus Pada Issue Yang Berhubungan Pengiriman Data Kepada Komputer Lain Seperti Error Recovery , Segmentasi Dari Blok Data Dari Aplikasi Yang Besar Kedalam Potongan Kecil-Kecil Untuk Di Kirim, Dan Pada Sisi Komputer Penerima Potongan-Potongan Tersebut Disusun Kembali.
Layer OSI Ke 4 Ini Menspesifikasikan Aturan-Aturan Untuk Yang Berikut :
  1. Menyembunyikan Struktur Jaringan Dari Layer Diatasnya
  2. Pemberitahuan Kalau Data Pesan Telah Diterima
  3. Menjamin Kehandalan, Pengiriman Pesan Bebas Error
Contoh-Contoh Berikut Adalah Protocol-Protocol Yang Mengimplementasikan Aturan Layer Transport
  1. Netwares Sequence Packet Exchange ( SPX )
  2. TCP/IPs Transmision Control Protocol ( TCP )
  3. TCP/IPs Domain Name System ( DNS )
Analogi Dari Layer Transport Ini Seperti Penyedia Jasa Pengiriman Paket, Missal Tiki Atau Fedex. Tiki Atau Fedex Bertanggung Jawab Penuh Untuk Sampainya Paket Ke Alamat Tujuan Dan Paket Dalam Keadaan Utuh Tanpa Cacat. Seperti Juga ISP, Kalau Kita Ketikkan Www.Dotkom.Com Maka ISP Akan Menterjemahkan Kedalam Address Tujuan.


Layer 3 : Layer Network
Layer Network Dari Model OSI Ini Mendefinisikan Pengiriman Paket Dari Ujung Ke Ujung. Untuk Melengkapi Pekerjaan ni, Network Layer Mendefinisikan Logical Address Sehingga Setiap Titik Ujung Bisa Diidentifikasi. Layer Ini Juga  Mendefinisikan Bagaimana Routing Bekerja Dan Bagaimana Route Dipelajari Sehingga Semua Paket Bisa Dikirim.
Layer OSI Network Menspesifikasikan Aturan-Aturan Untuk Yang Berikut:
  1. Data Routing Antar Banyak Jaringan
  2. Frakmentasi Dan Membentuk Ulang Data
  3. Identifikasi Segmen Kabel Jaringan
Protocol-Protocol Berikut Menerapkan Aturan Layer Network
  1. Netwares Internetwork Packet Exchange ( IPX ) Protocol
  2. TCP/IPs Internet Protocol ( IP ); AppleTalk DDP
Analogi Dari ayer Ini Tugasnya Mengirim Surat Atau Paket Ke Kota Atau Kode Pos Tertentu, Tidak Langsung Di Kirim Ke Alamat Tujuan. Layer Ini Sangat Penting Dalam Jaringan Yang Kompleks, Dimana Layer Network Mengirim Data Paket Ke Jaringan Logical. Router Berfungsi Pada Layer Ini.


Layer 2 : Data Link Layer
Layer Data Link OSI Menspesifikasikan Aturan Berikut :
  1. Koordinasi Bits Kedalam Kelompok-Kelompok Logical Dari Suatu Informasi
  2. Deteksi Dan Terkadang Koreksi Error
  3. Mengendalikan Aliran Data
  4. Identifikasi Piranti Jaringan
Protocol-Protocol Berikut Mengimplementasikan Data Link Layer :
  1. Netwares Link Support Layer (LSL)
  2. Asynchronouse Transfer Mode ( ATM )
  3. IEEE 802.3/802.2, HDLC, Frame Relay, PPP, FDDI, IEEE 802.5/802.2
Analogi Data Link Ini Seperti Surat Tercatat Yang Dikirm Pada Alamat Rumah Dan Dijamin Sampai Dengan Adanya Resi Yang Ditandatangani  Penerima. Layer Ini Mengidentifikasi Address Yang Sdari Suatu Piranti.


Layer 1 : Layer Physical
Layer Physical Dari Model OSI Ini Berhubungan Dengan Karakteristik Dari Media Transmisi. Contoh-Contoh Spesifikasi Dari Konektor, Pin, Pemakaian Pin, Arus Listrik, Encoding Dan Modulasi Cahaya. Biasanya Dalam Menyelesaikan Semua Detail Dari Layer Physical Ini Melibatkan Banyak Spesifikasi . Layer Ini Menspesifikasikan Aturan-Aturan Berikut:
  1. Struktur Fisik Suatu Jaringan Missal Bentuk Konektor Dan Aturan Pin Pada Konektor Kabel RJ-45. Ethernet Dan Standard 802.3 Mendefinisikan Pemakaian Dari Kabel Pin ke 1,2,3 Dan 6 Yang Dipakai Dalam Kabel Cat 5 Dengan Konektor RJ-45 Untuk Koneksi Ethernet.
  2. Aturan Mekanis Dan Elektris Dalam Pemakaian Medium Transmisi
  3. Protocol Ethernet Seperti IBM Token Ring; AppleTalk
  4. Fiber Distributed Data Interface ( FDDI ) EIA/TIA-232; V.35, EIA/TIA-449, RJ-45, Ethernet, 802.3, 802.5, B8ZS
  5.  Sinkronisasi Sinyal-Sinyal Elektrik Melalui Jaringan Encoding Data Secara Electronic

Apa Yang Dilakukan Oleh Seven Layer Open Systems Interconnection ?


osilayer.gif


Ketika Data Ditransfer Melalui Jaringan, Sebelumnya Data Tersebut Harus Melewati Ke-Tujuh Layer Dari Satu Terminal, Mulai Dari Layer Aplikasi Sampai Physical Layer, Kemudian Di Sisi Penerima, Data Tersebut Melewati Layer Physical Sampai Aplikasi. Pada Saat Data Melewati Satu Layer Dari Sisi Pengirim, Maka Akan Ditambahkan Satu “ Header ” Sedangkan Pada Sisi Penerima “ Header ” Dicopot Sesuai Dengan Layernya.



Model OSI
Tujuan Utama Penggunaan Model OSI Adalah Untuk Membantu Desainer Jaringan Memahami Fungsi Dari Tiap-Tiap Layer Yang Berhubungan Dengan Aliran Komunikasi Data. Termasuk Jenis-Jenis Protoklol Jaringan Dan Metode Transmisi.
Model Dibagi Menjadi 7 Layer, Dengan Karakteristik Dan Fungsinya Masing-Masing. Tiap Layer Harus Dapat Berkomunikasi Dengan Layer Di Atasnya Maupun Dibawahnya Secara Langsung Melalui Serentetan Protokol Dan Standard .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar